KALENDER LUNAR TRADISIONAL MASYARAKAT SANGIR
KAJIAN ASTRONOMI KULTURAL : REKONSTRUKSI SISTEM PENANGGALAN LUNAR TRADISIONAL MASYARAKAT SANGIR Oleh: Alffian Walukow, S.Pd. M.Pd Lenganeng : 2026 SANGGAR APAPUHANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masyarakat bahari di Kepulauan Nusa Utara, khususnya etnis Sangir, telah mengembangkan sistem navigasi dan kronometri yang sangat canggih jauh sebelum adopsi kalender Gregorian secara masif. Kehidupan yang sangat bergantung pada fluktuasi pasang surut air laut ( tidal forces ) dan siklus vegetasi pertanian menuntut adanya pemahaman presisi terhadap pergerakan benda langit, terutama Bulan sebagai satelit alami Bumi. Secara astronomis, masyarakat Sangir melakukan observasi terhadap Periode Sinodik , yakni interval waktu yang dibutuhkan Bulan untuk kembali ke fase yang sama (misalnya dari Bulan Baru ke Bulan Baru berikutnya). Meskipun secara modern kita mengenal periode ini rata-rata $29,53$ hari, intelektualitas lokal Sangir tel...