Postingan

Foto Tentara dari Talaitad, Tareran_Minahasa

Gambar
TENTARA DI TALAITAD: KAJIAN ANTROPOLOGI VISUAL & HISTORIS FOTO KELUARGA SORARO TALAITAD (TARERAN, MINAHASA) Oleh: Alffian Walukow   Sumber Foto: Fenty Pomantow   Foto keluarga arsip historis ini menampilkan potret komunal lima anggota keluarga asal Kampung Talaitad, Tareran (Minahasa), yang diabadikan dalam konteks ritual sosial perpisahan atau perayaan kepulangan prajurit kolonial. Dalam tradisi tutur masyarakat Minahasa, para pemuda yang bergabung sebagai tentara kolonial ( Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger / KNIL) dikenal sebagai Soraro atau Sordado .   Lazimnya, momen berharga ini diabadikan di studio foto profesional di kota besar seperti Studio Mei-Wa di Manado ketika seorang prajurit baru saja menyelesaikan pendidikan militer dan memperoleh cuti pulang kampung ( dienstverlof ) sebelum menjalankan penugasan dinas. Potret keluarga ini merekam mozaik sosial-budaya Sulawesi Utara pada paruh pertama abad ke-20, yang mempertemukan tatanan kepemi...

Pantai Pananualeng

Gambar
 Tariang Baru,Tabukan Tengah

YUNITA HARIMISA, S.E., M.H.

Gambar
  YUNITA HARIMISA, S.E., M.H. Srikandi Parlemen dan Pejuang Sosial dari Kepulauan Sangihe Yunita Harimisa, S.E., M.H. adalah politisi perempuan kelahiran Lapango, sebuah kampung yang terletak di Kecamatan Manganitu Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Tumbuh besar di tanah kepulauan, ia memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat setempat. Dalam kehidupan pribadinya, ia merupakan istri dari Stein Samurine. Yunita sering membagikan kisah inspiratif mengenai mendiang ayahnya yang akrab disapa "Akang Uni", sosok yang menjadi mentor kehidupan sekaligus pemacu semangatnya untuk menuntaskan pendidikan hingga jenjang tertinggi demi pengabdian masyarakat. Harimisa adalah kosa kata Sangihe yang dibentuk dari 2 kata yaitu Hari dan Misa yang artinya Hari Minggu . Marga ini berakar dari Manganitu lalu menyebar ke kawasan Tamako dan Lenganeng Tabukan Utara. Rekam Jejak Pendidikan Pendidikan menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter legislasi Yuni...

Farrand Buyung Papendang

Gambar
 Farrand Buyung Papendang: Sang Legenda Ring dari Sangihe, Perbatasan Utara Indonesia Farrand Buyung Papendang—yang di tengah masyarakat acap kali familiar disapa atau terucap dengan nama "Paparang"—merupakan sosok representasi dari ketangguhan sejati perbatasan utara Nusantara. Lahir di Tahuna, Kepulauan Sangihe pada 8 Februari 1993, tumbuh berkembang di lingkungan pesisir telah menempa mental dan fisiknya menjadi seorang petarung alami. 1. Awal Mula dari Sasana Pinggiran Perjalanan hidupnya di atas ring dimulai saat ia masih berada di bangku sekolah dasar. Langkah Pertama (2008): Menginjakkan kaki di Gelora Boxing Camp Sangihe, Buyung muda menghabiskan waktu berjam-jam melatih kecepatan footwork, ketepatan pukulan, dan insting bertarung di bawah arahan pelatih daerah. Bakat yang Meledak: Hanya beberapa bulan sejak awal berlatih, ia langsung menyabet gelar juara pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Manado 2008. Jalur Pembinaan: Konsistensi prestasinya membawa Buyung masuk ke Pusa...

DR. PAUL PINONTOAN

Gambar
 Kenangan SUMPAH PEMUDA 98 TAHUN SILAM DR. PAUL PINONTOAN Intelektual Kedokteran, Pelopor Pluralisme, dan Tokoh Kunci Kongres Pemuda I (1926) I. Asal-Usul, Etnografi Fam, dan Latar Belakang Dr. Paul Pinontoan lahir di Tanah Minahasa, Sulawesi Utara (Noord Celebes pada era Hindia Belanda). Secara etnografis dan silsilah marga Minahasa (fam), Paul berasal dari rumpun sub-etnis Tombulu, kelompok masyarakat adat Minahasa yang secara historis mendiami wilayah Kota Tomohon, Pineleng, Matani, serta area di lereng Gunung Lokon. Kajian Marga (Fam) Pinontoan oleh Adrianus Kojongian: Dalam kajian etimologi dan silsilah nama-nama marga/fam Minahasa oleh sejarawan Minahasa Adrianus Kojongian, nama Pinontoan berakar dari bahasa daerah Minahasa (Tombulu) yang bermakna "Menunggu" atau "Yang Dinantikan". Dalam tatanan sosial Minahasa abad ke-19 hingga awal abad ke-20, keluarga pemilik fam ini tergolong dalam kelompok elite terpelajar dan pamong praja (hoofden). Sebagai putra dari ke...

Friska Mariane Salendeho, S.Kom. sebagai Kapitalaung (Kepala Desa) Kampung Kalurae Terpilih

Gambar
  Selamat dan sukses atas terpilihnya Friska Mariane Salendeho, S.Kom. sebagai Kapitalaung (Kepala Desa) Kampung Kalurae, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk periode masa bakti 2026–2034. FRISKA  SALĔNDEHỌ Berdasarkan hasil Pemilihan Kapitalaung (Pilkades) serentak yang digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026, ia berhasil meraih kemenangan dengan selisih 14 suara setelah mengalahkan petahana ( incumbent ), Aner Manise. Meskipun dalam administrasi resmi menggunakan marga leluhur Salendeho, marga asli dari Friska adalah Londonaung. Terpilihnya Friska Salĕndehọ menjadi sangat penting karena merupakan Kapitalaung Definitif   perempuan pertama di Kampung Kalurae, sekaligus menjadi Kapitalaung di pusat Kerajaan Tabukan. Diharapkan di masa kepemimpinannya dapat mengangkat kembali kurang lebih 20 situs sejarah Kerajaan Tabukan dari masa Penyatuan Tabukan sampai berpindah ke Tabukan Baru (Enemawira) yang masih terlantar.   Dalam studi kebahasaan dan ...