Postingan

YUNITA HARIMISA, S.E., M.H.

Gambar
  YUNITA HARIMISA, S.E., M.H. Srikandi Parlemen dan Pejuang Sosial dari Kepulauan Sangihe Yunita Harimisa, S.E., M.H. adalah politisi perempuan kelahiran Lapango, sebuah kampung yang terletak di Kecamatan Manganitu Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Tumbuh besar di tanah kepulauan, ia memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat setempat. Dalam kehidupan pribadinya, ia merupakan istri dari Stein Samurine. Yunita sering membagikan kisah inspiratif mengenai mendiang ayahnya yang akrab disapa "Akang Uni", sosok yang menjadi mentor kehidupan sekaligus pemacu semangatnya untuk menuntaskan pendidikan hingga jenjang tertinggi demi pengabdian masyarakat. Harimisa adalah kosa kata Sangihe yang dibentuk dari 2 kata yaitu Hari dan Misa yang artinya Hari Minggu . Marga ini berakar dari Manganitu lalu menyebar ke kawasan Tamako dan Lenganeng Tabukan Utara. Rekam Jejak Pendidikan Pendidikan menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter legislasi Yuni...

Farrand Buyung Papendang

Gambar
 Farrand Buyung Papendang: Sang Legenda Ring dari Sangihe, Perbatasan Utara Indonesia Farrand Buyung Papendang—yang di tengah masyarakat acap kali familiar disapa atau terucap dengan nama "Paparang"—merupakan sosok representasi dari ketangguhan sejati perbatasan utara Nusantara. Lahir di Tahuna, Kepulauan Sangihe pada 8 Februari 1993, tumbuh berkembang di lingkungan pesisir telah menempa mental dan fisiknya menjadi seorang petarung alami. 1. Awal Mula dari Sasana Pinggiran Perjalanan hidupnya di atas ring dimulai saat ia masih berada di bangku sekolah dasar. Langkah Pertama (2008): Menginjakkan kaki di Gelora Boxing Camp Sangihe, Buyung muda menghabiskan waktu berjam-jam melatih kecepatan footwork, ketepatan pukulan, dan insting bertarung di bawah arahan pelatih daerah. Bakat yang Meledak: Hanya beberapa bulan sejak awal berlatih, ia langsung menyabet gelar juara pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Manado 2008. Jalur Pembinaan: Konsistensi prestasinya membawa Buyung masuk ke Pusa...

DR. PAUL PINONTOAN

Gambar
 Kenangan SUMPAH PEMUDA 98 TAHUN SILAM DR. PAUL PINONTOAN Intelektual Kedokteran, Pelopor Pluralisme, dan Tokoh Kunci Kongres Pemuda I (1926) I. Asal-Usul, Etnografi Fam, dan Latar Belakang Dr. Paul Pinontoan lahir di Tanah Minahasa, Sulawesi Utara (Noord Celebes pada era Hindia Belanda). Secara etnografis dan silsilah marga Minahasa (fam), Paul berasal dari rumpun sub-etnis Tombulu, kelompok masyarakat adat Minahasa yang secara historis mendiami wilayah Kota Tomohon, Pineleng, Matani, serta area di lereng Gunung Lokon. Kajian Marga (Fam) Pinontoan oleh Adrianus Kojongian: Dalam kajian etimologi dan silsilah nama-nama marga/fam Minahasa oleh sejarawan Minahasa Adrianus Kojongian, nama Pinontoan berakar dari bahasa daerah Minahasa (Tombulu) yang bermakna "Menunggu" atau "Yang Dinantikan". Dalam tatanan sosial Minahasa abad ke-19 hingga awal abad ke-20, keluarga pemilik fam ini tergolong dalam kelompok elite terpelajar dan pamong praja (hoofden). Sebagai putra dari ke...

Friska Mariane Salendeho, S.Kom. sebagai Kapitalaung (Kepala Desa) Kampung Kalurae Terpilih

Gambar
  Selamat dan sukses atas terpilihnya Friska Mariane Salendeho, S.Kom. sebagai Kapitalaung (Kepala Desa) Kampung Kalurae, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk periode masa bakti 2026–2034. FRISKA  SALĔNDEHỌ Berdasarkan hasil Pemilihan Kapitalaung (Pilkades) serentak yang digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026, ia berhasil meraih kemenangan dengan selisih 14 suara setelah mengalahkan petahana ( incumbent ), Aner Manise. Meskipun dalam administrasi resmi menggunakan marga leluhur Salendeho, marga asli dari Friska adalah Londonaung. Terpilihnya Friska Salĕndehọ menjadi sangat penting karena merupakan Kapitalaung Definitif   perempuan pertama di Kampung Kalurae, sekaligus menjadi Kapitalaung di pusat Kerajaan Tabukan. Diharapkan di masa kepemimpinannya dapat mengangkat kembali kurang lebih 20 situs sejarah Kerajaan Tabukan dari masa Penyatuan Tabukan sampai berpindah ke Tabukan Baru (Enemawira) yang masih terlantar.   Dalam studi kebahasaan dan ...

JITRO PILAT: KAPITALAUNG KAMPUNG PINẸ̆BENTENGAN TERPILIH

Gambar
  JITRO PILAT: PERJALANAN HIDUP, AMANAH KEPEMIMPINAN SEBAGAI KAPITALAUNG PINEBENTENGAN   TERPILIH,   SEJARAH KERAJAAN MANGANITU, DAN KAJIAN ETIMOLOGIS NAMA KAMPUNG   PINẸ̆BENTENGAN UCAPAN SELAMAT    ATAS   TERPILIHNYA   BAPAK JITRO SEBAGAI KAPITALAUNG KAMPUNG PINEBENTENGAN, KECAMATAN   MANGANITU, SANGIHE   Selamat dan sukses atas terpilihnya Jitro Pilat sebagai Kapitalaung Kampung Pinebentengan, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, untuk masa bakti 2026–2034 . Puncak perjalanan pengabdian publik Jitro Pilat ditandai melalui pemungutan suara Pemilihan Kapitalaung Kampung Pinebentengan yang telah selesai dilaksanakan pada Rabu, 21 Oktober 2026 , bertempat di Gedung TK Melati Pinebentengan.   Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Dari total 374 Daftar Pemilih Tetap (DPT), perolehan suara masing-masing calon adalah sebagai berikut: Jitro Pilat (Nomor Urut 1): 94 suara Miske ...

JENIS-JENIS TANAMAN TU’IS DALAM KEBUDAYAAN MINAHASA

Gambar
  JENIS-JENIS TANAMAN TU’IS DALAM KEBUDAYAAN MINAHASA Tu'is adalah nama lokal di Minahasa untuk sekelompok tumbuhan dari suku jahe-jahe atau temu-temuan ( Zingiberaceae ). Tumbuhan dalam kelompok ini masih berkerabat dekat dengan kecombrang/kecipir dan kapulaga. Nama Ilmiah: Etlingera alba (secara historis diidentifikasikan sebagai Amomum album ). Nama Lokal Lain: Tikala (Sulawesi), Galoba Papua , atau Gitipi Tana (Maluku). Ciri Utama: Memiliki buah yang tumbuh bergerombol di permukaan tanah (dekat rimpang) dan berwarna oranye cerah saat matang.   II. INVENTARISASI DAN JENIS-JENIS TU’IS Dalam kebudayaan dan bahasa lokal masyarakat Minahasa, dikenal beberapa varietas/jenis tu'is beserta karakteristik dan pemanfaatannya: Tu'is Rara (Pedas) atau T. Karěngan . Jenis tu'is yang memiliki sensasi rasa pedas. Tu'is Im Batu . Buahnya dapat dimakan dan rasanya sangat manis tetapi bertekstur keras. Da...

Pelukis,Perupa Bersaudara; Jerry Manus dan Jimmy Manus

Gambar
  MANUS BERSAUDARA DAN JEJAK PELUKIS/PERUPA BERMARGA MANUS  DI  SULAWESI UTARA Jerry Manus, Jimmy Manus Fam atau nama keluarga (marga) merupakan salah satu unsur penting dalam menelusuri sejarah sosial masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara. Nama fam tidak hanya berfungsi sebagai identitas personal, tetapi juga menjadi penanda untuk menelusuri hubungan kekerabatan, asal-usul keluarga, persebaran penduduk, serta keterlibatan para leluhur dalam berbagai lini kehidupan—mulai dari pemerintahan, pendidikan, agama, hingga sejarah seni dan kebudayaan.   Dalam penelusuran sejarah fam Manus, penting untuk membedakan tiga ranah utama: Etimologi dan Arti Nama Manus (Kajian linguistik dan budaya). Kajian Biografis Tokoh dalam ranah literasi dan sejarah Minahasa. Rekam Jejak Seniman/Pelukis dalam dinamika seni rupa Sulawesi Utara.   Ketiga ranah ini memberikan gambaran mengenai kontribusi individu bermarga Manus, meskipun tidak selalu menun...