“Oetusan K.P.M Bangsa Tondano – Djokjakarta, 18 Desember 1938”
Cerita kecil yang tidak harus ada dalam Sejarah. Foto “Oetusan K.P.M Bangsa Tondano – Djokjakarta, 18 Desember 1938” Milik. H.A. Sambur Kajian Seni Rupa Fotografi dan Konteks Sejarah Kongres Kerapatan Panyambung Minahasa Oleh : Alffian Walukow Fotografi pada masa Hindia Belanda tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi visual, tetapi juga sebagai medium representasi identitas sosial, politik, dan kultural suatu kelompok masyarakat. Dalam kajian seni rupa fotografi, foto dipahami sebagai artefak visual yang mengandung unsur estetika sekaligus konteks historis. Melalui komposisi gambar, pose subjek, busana, serta atribut yang muncul di dalamnya, sebuah foto dapat merepresentasikan identitas sosial dan jaringan organisasi masyarakat pada zamannya. Salah satu foto penting dalam konteks sejarah Minahasa adalah foto kelompok yang memuat tulisan pada papan identitas: “18-12-1938” “Oetusan K.P.M Bangsa Tondano” “Djokjakart...