Postingan

DENA RS. KANDOU, MALALAYAN GANADO

Gambar
1. Unit Rawat Inap & Perawatan Khusus Area untuk pasien yang memerlukan perawatan menginap atau penanganan spesifik: A – F (1-6): Instalasi Rawat Inap umum. A1 & A2 (7-8): Instalasi Rawat Inap Anggrek 1 & 2. NY (9): Instalasi Rawat Inap Nyiur Melambai. CVBC (10): Cardio Vascular & Brain Center (Pusat jantung dan otak). DL (30): Ruangan Delima. ES (31): Ruangan Pelayanan Kanker Anak. C5 (32): Ruang Penanganan Pasien Infeksius (Isolasi). 2. Layanan Medis Utama & Penunjang Fasilitas diagnosis, tindakan, dan pengobatan pasien: IGD (11): Instalasi Gawat Darurat (Penanganan darurat/kritis). IRJ (12): Instalasi Rawat Jalan (Poliklinik). HD (13): Ruangan Hemodialisa (Cuci darah). RD (14): Instalasi Radiologi (Rontgen, USG, CT Scan). IBS (15): Instalasi Bedah Sentral (Operasi). LAB (17): Instalasi Laboratorium (Tes darah/klinis). APOTIK (18): Instalasi Farmasi (Pengambilan obat). RM (16 & 19): Rehabilitasi Medik (Fisioterapi) serta Rekam Medik (Data ke...

RELIEF “ORANG SAMARIA” DI RS BETHESDA TOMOHON Kajian Ikonografi, Historis, Autentisitas, Genealogi Seniman, dan Nilai Monumental.

Gambar
  Kajian Sejarah Seni Rupa (Art Historical Study) berbasis pendekatan ikonografi dan historiografi seni lokal. RELIEF “ORANG SAMARIA” DI RS BETHESDA TOMOHON Kajian Ikonografi, Historis, Autentisitas, Genealogi Seniman, dan Nilai Monumental. Relief “Orang Samaria” di RS Bethesda Tomohon merupakan karya seni rupa monumental yang memadukan nilai teologis, sosial, dan estetis dalam ruang publik pelayanan kesehatan. Kajian ini bertujuan menganalisis esensi artistik relief, hubungan historisnya dengan seniman pembuatnya, dinamika renovasi dan klaim kepengarangan, konteks genealogis keluarga seniman, serta kedudukannya dalam sejarah seni rupa Sulawesi Utara. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif melalui analisis visual, ikonografi, serta penelusuran sumber sejarah lokal dan kesaksian masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa relief tersebut secara historis berkaitan dengan pematung Sulawesi Utara Tarcisius Paat, sementara proses renovasi dan pewarnaan ulang oleh pelu...

TARERAN DULU DAN KINI

Gambar
  JALUR MIGRASI DAN GEOPOLITIK TONTEMBOAN : DARI PETA TARERAN 1857 MENUJU KESEPAHAMAN LAHIRNYA MINAHASA SELATAN                           Sumber   Primer                             Peta   Tareran Tua   1. Analisis Spasial Peta Graafland 1857: Akar Teritorial Berdasarkan peta N. Graafland (1857) , kawasan Tareran digambarkan sebagai titik temu penting yang memiliki struktur pemukiman mapan. Deskripsi peta ini menunjukkan dua kutub besar yang dipisahkan secara sosiokultural: Jalur   Persebaran Garis Biru (Batas Komunitas): Merupakan garis demarkasi antara Komunitas Kawangkoan dan Komunitas Sonder . Batas ini bukan sekadar garis administratif, melainkan pembatas loyalitas Walak dan pelayanan gereja mula-mula. Komunitas Kawangkoan : Meliputi   Rumoong Atas, Lansot, Wiau,...

Prasasti Masahar (juga dikenal sebagai Prasasti Gemekan).

Gambar
Prasasti Masahar (Prasasti Gemekan) Tahun 930 Masehi 1. Identitas Prasasti Berdasarkan sumber primer yang Anda unggah, berikut adalah identitas dasarnya: Tokoh Utama: Dikeluarkan oleh Mpu Sindok, yang memiliki beberapa variasi nama dan gelar resmi dalam teks: Sri Isanawikrama Dharmmotunggadewa: Gelar penobatan resmi (abhisheka). Sri Maharaja Rakai Hino Pu Sindok: Gelar penguasa tertinggi. Sri Isanawatunggadewa: Penegasan sebagai pendiri Dinasti Isana. Rakai Hino Mpu Sindok: Nama saat menjabat sebagai pejabat tinggi sebelum naik takhta. Waktu: Tertulis angka tahun 852 Saka, atau sekitar 7 Oktober 930 Masehi. Bahasa & Aksara: Menggunakan bahasa Jawa Kuno dan aksara Kawi. 2. Analisis Multidisipliner A. Kajian Arkeologi Penemuan: Ditemukan pada 9 Februari 2022 di Situs Gemekan, Mojokerto, pada kedalaman 130 cm. Material dan Dimensi: Terbuat dari batu andesit berbentuk prisma dengan tinggi 91 cm, lebar 88 cm, dan tebal 21 cm. Konteks Situs: Ditemukan in situ di dekat rerun...

MANUSKRIP PUSTAHA LAKLAK Dari BATAK

Gambar
  KAJIAN MANUSKRIP PUSTAH LAKLAK A LAKLAK  1. Kajian Arkeologi (Materialitas & Teknik) Melalui foto close-up, kita dapat melihat karakteristik fisik yang lebih spesifik: Identifikasi Material: Serat kayu yang kasar dan berpori mengonfirmasi penggunaan kulit pohon Alim (Aquilaria malaccensis) yang diproses tanpa melalui tahap fermentasi panjang, sehingga tekstur alaminya masih sangat terlihat. Alat Gores: Ketebalan garis pada aksara dan ilustrasi menunjukkan penggunaan panggul atau alat tulis dari lidi pohon aren. Tinta tampak meresap ke dalam serat kayu, menandakan kualitas tinta tradisional yang tinggi (campuran jelaga dan getah). Jejak Lipatan: Pada foto kedua, terlihat jelas sisa-sisa lipatan akordeon yang menunjukkan bahwa naskah ini dirancang untuk dapat dibawa dengan mudah oleh seorang Datu dalam perjalanan. 2. Kajian Filologi (Diagram & Makna Tekstual) Detail pada foto pertama memperlihatkan struktur "Buku Mantra" yang sangat teratur: Diagram Geometris:...

REKONSTRUKSI VISUAL DAN SOSIO-SPASIAL KOMPLEKS MISI LANGOWAN 1847: KAJIAN INTERDISIPLINER ATAS LITOGRAFI J.G. SCHWARZ DALAM DISKURSUS MODERNITAS MINAHASA

Gambar
REKONSTRUKSI VISUAL DAN SOSIO-SPASIAL KOMPLEKS MISI LANGOWAN 1847: KAJIAN INTERDISIPLINER ATAS LITOGRAFI J.G. SCHWARZ DALAM DISKURSUS MODERNITAS MINAHASA Oleh :  Alffian  Walukow   KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya laporan penelitian mandiri yang berjudul "Rekonstruksi Visual dan Sosio-Spasial Kompleks Misi Langowan: Kajian Interdisipliner atas Litografi J.G. Schwarz 1847 dalam Diskursus Modernitas Minahasa". Penelitian ini merupakan bentuk dedikasi pribadi untuk menggali kembali akar sejarah dan kekayaan seni rupa yang tersimpan dalam lembaran artefak masa lalu yang sering kali terlupakan oleh arus zaman. Objek penelitian ini, sebuah litografi dari tahun 1847, bukan sekadar gambar cetak tua yang kehilangan maknanya. Ia adalah jendela visual yang membawa kita kembali ke masa di mana "fajar baru" pendidikan dan peradaban modern mulai menyingsing di tanah Langowan. Melalui kacamata seni rupa, penelitian ini berupaya ...