Postingan

Membedah Anomali Data antara Simon Dirk van de Velde van Cappellen dan Nicolaas Graafland

Gambar
KAJIAN HISTORIS: RESTORASI IDENTITAS VISUAL TOKOH ZENDING MINAHASA (Membedah Anomali Data antara Simon Dirk van de Velde van Cappellen dan Nicolaas Graafland) Oleh   ;   Alffian   Walukow S.D.v.d.V.v. CAPPELLEN N. GRAAFLAND Disusun dengan menggabungkan analisis Ikonografi (seni rupa) dan Heuristik (penelusuran sumber sejarah). I. Pendahuluan: Krisis Otentisitas di Ruang Digital Dalam historiografi digital Minahasa, terjadi fenomena misidentification yang sistematis. Foto-foto sejarah yang diunggah tanpa verifikasi sumber primer telah menciptakan "kebenaran semu". Kasus yang paling mencolok adalah tertukarnya identitas visual antara Simon Dirk van de Velde van Cappellen (Sang Martir Amurang) dengan Nicolaas Graafland (Sang Pendidik di  Ambon dan  Tondano). Kajian ini hadir untuk memutus rantai disinformasi tersebut.   II. Analisis Komparatif Litografi (Kajian Ikonografi) Secara teknis, kedua tokoh ini diabadikan melalui teknik Litografi (cet...

KISAH PERJALANAN Pendeta N. Graafland dari Sonder ke Kapoya tahun 1898

Gambar
  Kapoya dalam De Minahassa KISAH   PERJALANAN Pendeta   N. Graafland   dari   Sonder   ke Kapoya   tahun 1898  Disusun  oleh  : Alffian  Walukow Pemandangan dari Sonder. Suku Alifuru. Arsitektur bangunan. Keberangkatan. Perbandingan karakter antara penganut kepercayaan lama dan Kristen: sisi positif dan negatif. Kehidupan pedesaan Alifuru. Tincap dan air terjunnya. Timbukar. Jalan setapak di tengah hutan. Suluun dan pemandangan indahnya. Kondisi masyarakat lokal saat ini. Gedung gereja sekaligus sekolah. Sistem pendidikan di Minahasa. Kalewoan. Kapoya. Percakapan malam hari. Kondisi sosial dan moral Minahasa tempo dulu: rumah, penduduk, dan lingkungan. Tradisi perburuan kepala (headhunting). Perang antara Kenilow dan Tompaso. Legenda setempat. Perlawanan Tondano terhadap Kompeni (VOC). Praktik perbudakan. Konsep Tumoktok se tou . Warisan kepercayaan lama dan apa yang lebih baik darinya. Kehidupan rumah tangga. Pagi yang beg...

Arti Nama-nama Kampung Di Minahasa dalam dokumen 15 Maret 1871

Gambar
  ARTI NAMA DESA DI MINAHASA: CATATAN HISTORIS disusun  oleh  : Alffian  Walukow Catatan historis kolonial yang mencoba mengartikan toponimi (asal-usul nama tempat) di Minahasa, khususnya wilayah  Afdeeling Amurang  (Minahasa Selatan). Distrik dan Negeri di Wilayah Amurang 1. Sonder Peta  Sonder 1925 Nama Sonder diyakini merupakan perubahan dari kata Sondĕk atau Sumondĕk yang berarti "memisahkan diri" atau "menyendiri." Hal ini merujuk pada sejarah pemisahan wilayah ini dari Distrik Kawangkoan yang dulunya merupakan satu kesatuan. Terdapat versi lain yang menyebutkan nama ini berasal dari kata Songkel (burung Maleo). Namun, pendapat ini diragukan secara geografis karena burung Maleo umumnya tidak bersarang di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (ketinggian rata-rata pemukiman awal Sonder). 2. Penanda Geografis (Mata Angin) Beberapa nama negeri (desa) diambil dari posisi mereka terhadap pergerakan matahari: Sĕndangan: ...