Postingan

Talongkati : Panglima Perang Perempuan dari Sangihe

Gambar
  Talongkati :  Panglima Perang Perempuan dari  Kepulauan Sangihe Abad ke-15–16. Tulisan ini mengkaji sekaligus mengisahkan peran Talongkati sebagai figur perempuan dalam struktur kekuasaan dan militer Kedatuan Tampungang Lawo di Kepulauan Sangihe pada abad ke-15 hingga awal abad ke-16. Kajian ini menggunakan pendekatan historis-deskriptif yang dipadukan dengan rekonstruksi naratif, dengan memanfaatkan sumber lokal berupa tradisi lisan yang telah dibukukan oleh Alffian Walukow serta sumber primer Eropa seperti karya Antonio Pigafetta dan Francois Valentijn. Hasil kajian menunjukkan bahwa Talongkati bukan hanya simbol keberanian perempuan, tetapi seorang panglima perang yang memiliki kapasitas strategis dalam menghadapi ancaman maritim, khususnya dari kawasan Kesultanan Sulu. Ia juga berperan sebagai penjaga tradisi dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Sangihe. Kata kunci: Talongkati, Sangihe, sejarah maritim, perempuan, kedatuan. Pendahuluan Sejarah Kepulauan Sa...

Pulau Kalama

Gambar
  Calama: Pulau Emas Putih Sangihe dalam Catatan Francois Valentijn dan VOC Di perairan utara Sulawesi, terselip sebuah pulau kecil bernama Calama (kini dikenal sebagai Kalama), yang pada abad ke-17 menjadi salah satu sumber kekayaan terbesar bagi Kerajaan Siau dan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Dalam lembaran sejarah kolonial Belanda, nama Calama tercatat dengan tinta emas—bukan karena tambang mineral, melainkan karena "emas putih" yang menempel di tebing-tebingnya: sarang burung walet. Artikel ini menelusuri jejak Pulau Calama melalui lensa dua tokoh kunci era kolonial: Gubernur Robertus Padtbrugge, yang mencatat potensi ekonominya dalam kunjungan tahun 1677, dan Francois Valentijn, sang naturalis yang mengabadikannya dalam mahakarya Oud en Nieuw Oost-Indien (1726). Seberapa bernilai kontrak pengelolaan walet di pulau ini? Mari kita selami arsip sejarah. 1. Calama dalam Peta VOC: Nama dan Lokasi Dalam dokumen-dokumen VOC dan tulisan Francois Valentijn, pulau i...

INTERNET SANGIHE TERANCAM LUMPUH 9 HARI, PEMERINTAH KELUARKAN SURAT RESMI

  INTERNET SANGIHE TERANCAM LUMPUH 9 HARI, PEMERINTAH KELUARKAN SURAT RESMI Oleh: Redaksi Apapuhang News TAHUNA, 18 April 2026 — Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe diimbau untuk bersiap menghadapi potensi gangguan layanan internet selama sembilan hari ke depan. Hal ini disampaikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui surat edaran resmi yang dikeluarkan terkait perbaikan kabel bawah laut Palapa Ring Tengah. Gangguan diprediksi berlangsung mulai 16 hingga 24 April 2026 dengan periode puncak cut-off atau pemutusan sementara jaringan pada 20 hingga 24 April 2026. Berdasarkan surat edaran resmi yang diterima Apapuhang News, perbaikan kabel bawah laut Palapa Ring Tengah pada segmen Tahuna hingga Melonguane ini merupakan solusi untuk menjaga kualitas layanan telekomunikasi jangka panjang. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa jaringan internet masih bisa diakses secara terbatas selama periode perbaikan, layanan darurat tetap diaktifkan untuk kebutuhan mendesak, dan masyar...