Mengenal DR. SUZANNE EMILIE HOUTMAN (1890–1951) Isteri Pertama dari Sam Ratulangie. Pelopor Dokter Perempuan Eurasia dan Tokoh Kesehatan Jiwa di Hindia Belanda disusun oleh ; Alffian Walukow Pelopor Dokter Perempuan Eurasia dan Tokoh Kesehatan Jiwa di Hindia Belanda Dr. Suzanne Emilie Houtman Ratulangi merupakan salah satu perempuan Indo-Eropa (Eurasia Belanda) paling menonjol dalam sejarah kedokteran Hindia Belanda pada awal abad ke-20. Ia dikenal sebagai salah satu perempuan Eurasia pertama yang berhasil menempuh pendidikan kedokteran di Belanda, meraih gelar doktor dalam bidang neurofisiologi, serta menjadi dokter spesialis neurologi dan psikiatri yang mendedikasikan hidupnya bagi pelayanan kesehatan masyarakat tanpa memandang latar belakang ras maupun golongan. Selain kiprahnya di dunia medis, namanya juga dikenang sebagai istri pertama Pahlawan Nasional Indonesia, Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob (Sam) Ratulangi , sehingga kehidupanny...
Menolak Punah: Menelusuri Jejak Medinos Band, Legenda Musik Pop Manado Era 1970-An Oleh ; Alffian Walukow MEDINOS BAND NICO MANDEY Bicara soal sejarah musik Indonesia era 1970-an, ingatan kolektif kita sering kali tertuju pada nama-nama besar di Pulau Jawa seperti Koes Plus, God Bless, atau Bimbo. Namun, jika kita menggeser kompas ke arah utara Nusantara, tepatnya di Kota Manado, Sulawesi Utara, terdapat satu nama besar yang gaungnya tidak kalah magis di masanya: Medinos Band. Sebagai pelopor modernisasi musik di Sulawesi Utara, Medinos Group bukan sekadar band penghibur. Mereka adalah perajin identitas budaya yang berhasil membawa warna musik pop daerah melintasi batas-batas geografis, bersanding dengan band-band angkatan pertama luar Jawa lainnya seperti Black Brothers dari Papua atau Golden Wing dari Palembang. 1. GOR Sario 1978: Panggung Saksi Kejayaan Maret 1978 menjadi catatan emas bagi Medinos. Dokumen media cetak nasional pada era tersebut mencatat momen bersejarah...
Mengenal Perempuan Minahasa ; CONNIE CONSTANTIA. Penyanyi Pop Indonesia Berdarah Minahasa dari Keluarga Pinontoan–Lang oleh ; Alffian Walukow Nama Connie Constantia telah menjadi bagian dari sejarah musik populer Indonesia. Pada dekade 1980-an, suaranya yang serak, ekspresif, dan penuh karakter menjadikannya salah satu penyanyi perempuan paling mudah dikenali. Lagu Ingin Menyambung Hidup yang dirilis pada tahun 1985 mengangkat namanya ke jajaran penyanyi papan atas Indonesia dan tetap dikenang hingga kini sebagai salah satu lagu pop klasik Indonesia. Namun, di balik perjalanan kariernya sebagai penyanyi, Connie juga mewarisi sejarah keluarga yang menarik karena berasal dari perpaduan dua rumpun keluarga tua Minahasa, yakni Pinontoan dan Lang. Perjalanan hidupnya memperlihatkan bahwa keberhasilannya tidak hanya lahir dari bakat, tetapi juga dari warisan nilai-nilai keluarga: disiplin, ketekunan, pendidikan, dan semangat melayani. Awal Kehidupan dan Profil Ringkas Penyany...