Postingan

Diaspora NUSA UTARA : Frans Alfred Beslar

Gambar
  JEJAK LANGKAH FRANS ALFRED BESLAR Dari Riak Gelombang Laut   Tamako hingga Kabut Sutra Tomohon Disusun   oleh   : Alffian   W. P.   Walukow   Frans Beslar   Ada manusia yang dilahirkan untuk mengarungi samudera luas, bukan hanya demi menantang kegarangan ombak, melainkan untuk menjemput takdir terbaik yang telah digariskan oleh Sang Pencipta. Dialah Frans Alfred Beslar , seorang lelaki berhati baja, berjiwa ksatria, yang kisah hidupnya terukir indah di antara simfoni nyanyian lautan Sangihe dan kedamaian kabut pegunungan Minahasa. Perjalanan hidupnya adalah sebuah epos tentang ketangguhan, pengorbanan, dan cinta sejati seorang ayah. Kisah legendaris Frans Alfred Beslar bermula di ujung utara jauh Nusantara, di sebuah tempat yang sarat akan keindahan alam dan riwayat sejarah: Tamako, Kepulauan Sangihe . Di tanah yang diberkati inilah, tepat di sebuah rumah yang berdiri kokoh di dekat Jembatan Nagha-1 , Frans dilahirkan pada tahun ...

Theabella dan Film SINTAS

Gambar
  Theabella N. Walukow: Profil Diaspora Sangihe, Profesional Pemasyarakatan, dan Produser Film Sintas. Theabella N. Walukow adalah seorang profesional berdedikasi yang memiliki karier cemerlang di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia dikenal luas melalui peran strategisnya sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Di luar tanggung jawab administratifnya, Theabella memiliki akar kuat sebagai bagian dari diaspora Sangihe dan menunjukkan kepemimpinan manajerial yang mumpuni melalui kiprahnya sebagai Produser Pelaksana (Line Producer) dalam film pendek Sintas. Rekam Jejak Pendidikan dan Prestasi Perjalanan hidup Theabella membentuk karakter yang tangguh, dengan latar belakang akademis dan pencapaian seni sebagai berikut: Pendidikan: TK GMIM Sion Winangun SD GMIST Lenganeng SMP Negeri 5 Tabukan Utara SMA Negeri 1 Tahuna Fakultas Ilmu Bu...

KULINARY LUNGGI-LUNGGI DARI PULAU SANGIHE

Gambar
  MENELUSURI JEJAK SEJARAH "LUNGGI-LUNGGI" Oleh   : Alffian Walukow Kearifan Linguistik dan Manifestasi Kuliner Tradisional Pulau Sangihe Akar Linguistik: Filosofi Gerak dalam Bahasa Sangir Dalam merekonstruksi sejarah kebudayaan suatu masyarakat, bahasa sering kali menjadi gerbang utama yang menyimpan memori kolektif masa lalu. Demikian halnya dengan khazanah kebudayaan di Kepulauan Sangihe. Berdasarkan penelusuran leksikografi dalam Sangirees-Nederlands Woordenboek (1959) karya K.G.F. Steller dan W.E. Aebersold, istilah "lunggi" diidentifikasi sebagai sebuah morfem asal atau kata dasar dalam bahasa Sangihe. Secara semantik, kata ini mengandung makna dasar yang berkaitan erat dengan aktivitas fisik berupa gerakan berputar, membalik, atau berguling. Kekayaan morfologis bahasa Sangihe kemudian melahirkan berbagai bentuk verba turunan yang mempertegas konsep teoretis dari gerak tersebut. Salah satunya adalah bentuk transitif mÄ•lunggi , yang berarti tindakan...
Gambar
  BENJAMIN THOMAS SIGAR (TAWALIJN SIGAR): LELUHUR MINAHASA DALAM JEJAK SEJARAH LANGOWAN HINGGA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PRABOWO SUBIANTO oleh  : Alffian  Walukow Di antara tokoh-tokoh penting dalam sejarah Minahasa abad ke-19, nama Benjamin Thomas Sigar menempati tempat khusus. Ia adalah seorang pemimpin adat, tokoh pemerintahan, dan perwira militer Minahasa yang hidup pada masa perubahan besar dalam masyarakat Minahasa, yaitu masa peralihan dari sistem kepemimpinan tradisional walak menuju pemerintahan kolonial Hindia Belanda, sekaligus masa masuk dan berkembangnya agama Kristen di tanah Minahasa. Benjamin Thomas Sigar sebelumnya bernama Tawalijn Sigar , lahir di Langowan sekitar tahun 1790 . Ia berasal dari keluarga pemimpin masyarakat Langowan. Dalam struktur sosial Minahasa, Langowan merupakan salah satu wilayah yang dipimpin oleh seorang walak , yaitu pemimpin gabungan kelompok-kelompok masyarakat. Nama Tawalijn sendiri tercatat sebagai salah satu pemimpin w...